Home » Akademik » Membrane Hasil Penelitian Mahasiswa Sebagai Solusi Penanganan Limbah Fenol

Membrane Hasil Penelitian Mahasiswa Sebagai Solusi Penanganan Limbah Fenol

FMIPA Unila – Seperti yang kita ketahui, senyawa Fenol merupakan polutan bersifat karsinogenik dan berbahaya. Senyawa ini dapat ditemukan dalam limbah cair yang berasal dari instalasi kimia, bengkel logam, rumah sakit, industri tekstil, pewarna, kilang minyak, dan farmasetikal. Fenol diketahui dapat mengakibatkan gangguan kesehatan jika terkena kontak langsung ataupun terhirup dan Efek yang ditimbulkan dapat berupa chemical burn pada lokasi terjadinya kontak dengan fenol, keracunan sistemik, toksisitas reproduktif dan dapat memicu tumor, bahkan dapat mengakibatkan kematian. Mengingat bahaya yang ditimbulkan, maka diperlukan suatu proses pengolahan limbah guna menurunkan kandungan senyawa fenol dan turunannya. Pengolahan limbah cair dapat menggunakan metode fisika, kimia, maupun biologi.

Untuk kali ini FMIPA Unila patut berbangga dengan hasil penelitian yang menghasilkan suatu membran yang dapat dipergunakan untuk menyaring senyawa fenol dari suatu limbah cair. Hasil penelitian ini diperoleh dari 2 kelompok mahasiswa, yakni kelompok pertama terdiri dari Fatry Sinjia, Mentari Yunika Sari, Muhammad Irfan dan kelompok kedua yang terdiri dari Gita Tifani, Zuwita Wulandari, Fathia Rizqa Fadhila.

Berangkat dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di bidang penelitian yang berjudul “Pengembangan Metode Polymer Inclusion Membrane (PIM) Yang Mengandung Senyawa Carrier co-EDAF dan Co-EEGDMA Sebagai Upaya Penanggulangan Limbah Fenol”, kedua kelompok PKM ini pun masing-masing menerapkannya menjadi suatu penelitian dibawah bimbingan Dr. Agung Abadi  Kiswandono, M.Sc. Prof. Dr. Sutopo Hadi, M.Sc.. dan Dr. Nurhasanah,M.Si.
Dari hasil penelitian yang diperoleh, bahwa membran yang dihasilkan mampu menyaring fenol sehingga dharapkan dpt mengurangi kandungan fenol yang ada, bahkan jika dilakukan secara berulang ulang, tidak menutup kemungkinan jika limbah buangan yang ada sama sekali dapat terbebas dari senyawa fenol. Dalam dunia industri, penerapan metode ini dapat diperpanjang lintasannya, sehingga diharapkan nantinya limbah yang  mengandung senyawa fenol dpt seminimal mungkin atau terbebas sama sekali dari senyawa fenol. Keuntungan yang didapat selain hal tersebut, tentunya senyawa fenol yang tersaring dapat kembali dipergunakan.
“Saya patut berbangga dengan hasil penelitian yang mereka peroleh, dimana  penelitian yang dikerjakan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari rencana penelitian saya tentang membran. Penelitian tersebut merupkan suatu penelitian pendahuluan dan jika sudah terbukti bahwa senyawa tersebut dapat mentranspor fenol, maka penelitian tersebut akan di lanjutkan dengan tahap optimalisasi dan evaluasi. Dari hasil yang diperoleh, tentu saya berharap penelitian ini dapat membantu dalam penyelesaian masalah lingkungan terutama dalam mengatasi polutan fenol” ujar Bapak Agung, selaku pembimbing penelitian tersebut.

Check Also

Kuliah Umum Penerapan Machine Learning di Bidang Bioinformatika

Jurusan Ilmu Komputer menghadirkan M Reza Faisal, Doktor dari Kanazawa University Jepang, untuk memberikan kuliah umum …

Leave a Reply