Berita > Berita Selengkapnya

Dua Proposal Mahasiswa Jurusan Kimia Raih Pendanaan PKM Tahun 2026

Kabar membanggakan kembali datang dari Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung. Berdasarkan pengumuman hasil Pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Skema Pendanaan Tahun 2026 yang dirilis pada 23 Mei 2026, sebanyak dua proposal mahasiswa Jurusan Kimia berhasil memperoleh pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Keberhasilan ini merupakan bagian dari capaian Jurusan Kimia yang sebelumnya berhasil meloloskan sepuluh proposal pada tingkat universitas. Dari sepuluh proposal tersebut, dua proposal berhasil melangkah lebih jauh dan mendapatkan pendanaan nasional.

Proposal pertama yang memperoleh pendanaan berjudul “Inovasi Nanokomposit Hidroksiapatit Berbasis Limbah Tulang Ikan Hypostomus plecostomus Termodifikasi Silikon Dioksida dengan Metode Presipitasi Basah untuk Adsorpsi Metilen Biru”. Proposal ini diketuai oleh Wahyu Rohmi Hariyadi dengan dosen pembimbing Radho Al Kausar, M.Si. Penelitian tersebut berfokus pada pemanfaatan limbah tulang ikan sebagai bahan dasar nanokomposit hidroksiapatit yang dimodifikasi silikon dioksida untuk mengadsorpsi zat warna metilen biru dalam limbah cair.

Proposal kedua yang berhasil meraih pendanaan berjudul “Pengembangan Kopolimer Eugenol–Divinil Benzena 8% sebagai Senyawa Pembawa pada Membran Inklusi Polimer untuk Pemisahan Malasit Hijau”. Proposal ini diketuai oleh Adelia Shofiatul Karimah di bawah bimbingan Dr. Agung Abadi Kiswandono, S.Si., M.Sc. Penelitian tersebut mengembangkan material berbasis kopolimer eugenol-divinil benzena yang diaplikasikan pada membran inklusi polimer untuk proses pemisahan zat warna malasit hijau.

Sebelumnya, sebanyak sepuluh proposal mahasiswa Jurusan Kimia berhasil lolos seleksi tingkat universitas, yaitu proposal yang diketuai oleh Revalina Putri Sanjaya, Wahyu Rohmi Hariyadi, Tiffani Lutfiyana Putri, Muhammad Wahyu Wibowo, Putri Zahara, Dian Wulandari, Awwala Bunga Serena, Nadila Andriani, Sabila Syakinah, dan Adelia Shofiatul Karimah. Dari keseluruhan proposal tersebut, dua proposal akhirnya berhasil memperoleh pendanaan pada tingkat nasional.

Ketua tim penerima pendanaan, Wahyu Rohmi Hariyadi, menyampaikan bahwa capaian yang diperoleh tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya Jurusan Kimia. "Hasil yang diperoleh hari ini tidak terlepas dari kontribusi aktif Jurusan Kimia dalam memfasilitasi peserta PKM dalam berbagai kendala. Semoga tim yang lolos dapat menjadi representasi dari Jurusan Kimia dan berlanjut hingga ke tingkat yang lebih bergengsi," ujar Wahyu.

Senada dengan hal tersebut, Adelia Shofiatul Karimah mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas dukungan yang diberikan selama proses penyusunan proposal hingga tahap pendanaan. "Rasa syukur dan terima kasih kami sampaikan kepada Jurusan Kimia atas dukungan, pembinaan, serta fasilitas yang diberikan selama proses penyusunan proposal hingga tahap pendanaan. Semoga proses pelaksanaan PKM dapat berjalan lancar, menghasilkan luaran yang bermanfaat, serta menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkontribusi melalui karya ilmiah dan penelitian yang berdampak," ujar Adelia.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung dalam mendorong budaya riset dan inovasi di kalangan mahasiswa. Diharapkan capaian tersebut dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan ide kreatif dan menghasilkan karya ilmiah yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan serta penyelesaian berbagai permasalahan di masyarakat.


Sosial Media

Instagram: @official.kimiaunila⁠ ; @nanosorb.id ; @pim_malasithijau

YouTube: Kimia FMIPA Unila⁠