Berita > Berita Selengkapnya
FMIPA Universitas Lampung Perkuat Jejaring Riset Nuklir Melalui Kolaborasi dengan BRIN dan Tsinghua University
Jakarta, 9 Juli 2026 di Audotorium BRIN– Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) terus memperkuat perannya dalam pengembangan riset dan inovasi nasional melalui partisipasi aktif pada Focus Group Discussion (FGD) "Strengthening the Academic Collaboration and Research Network in Nuclear Technology" yang diselenggarakan oleh Organisasi Riset Tenaga Nuklir (ORTN) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Institute of Nuclear and New Energy Technology (INET), Tsinghua University, China.
Pada
kegiatan tersebut, FMIPA Universitas Lampung diwakili oleh Dekan FMIPA (Dr.
Eng. Heri Satria, S.Si., M.Si.), Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan
Alumni (Dr. Junaidi, S.Si., M.Sc.), serta Ketua Program Studi Magister
Fisika FMIPA Unila (Dr. Yanti Yulianti, S.Si., M.Si.) yang hadir sebagai Tim
Nuklir FMIPA Universitas Lampung. Kehadiran tim ini merupakan bentuk
komitmen FMIPA Unila dalam memperluas jejaring kerja sama strategis di bidang
pendidikan, penelitian, dan pengembangan teknologi nuklir bersama lembaga riset
nasional maupun mitra internasional.
Perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi ketenaganukliran saat ini telah menjadi salah
satu sektor strategis yang mendukung pembangunan nasional. Pemanfaatan
teknologi nuklir kini tidak hanya difokuskan pada pembangkitan energi, tetapi
juga telah diaplikasikan pada berbagai bidang seperti kesehatan, pertanian,
industri, lingkungan, keamanan pangan, material maju, instrumentasi, hingga
pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Kondisi tersebut mendorong perguruan tinggi untuk terus meningkatkan kapasitas
sumber daya manusia, memperkuat riset, dan membangun kolaborasi yang lebih
luas.
Sebagai institusi yang memiliki mandat dalam pelaksanaan riset, pengembangan, pengkajian, dan penerapan teknologi nuklir di Indonesia, ORTN BRIN secara aktif memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi. Melalui forum ini, BRIN bersama INET Tsinghua University memperkenalkan berbagai peluang kolaborasi akademik dan penelitian, termasuk pengembangan China–Indonesia Belt and Road Joint Laboratory on High Temperature Gas-cooled Reactor (HTGR) sebagai bagian dari penguatan kerja sama Indonesia–Tiongkok di bidang teknologi nuklir.
FGD
menghadirkan pimpinan ORTN BRIN, perwakilan INET Tsinghua University, serta
delegasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Selain membahas
perkembangan teknologi nuklir terkini, forum ini juga menjadi ajang diskusi
mengenai peluang penelitian kolaboratif, pengembangan laboratorium bersama (joint
laboratory), publikasi ilmiah bersama (joint publication),
pembimbingan bersama (joint supervision), pertukaran dosen dan
mahasiswa, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi nuklir.
Dalam
forum tersebut, Tim Nuklir FMIPA Universitas Lampung memperkenalkan potensi
akademik dan penelitian yang dimiliki FMIPA, khususnya pada bidang fisika
material, instrumentasi, nanoteknologi, komputasi, energi, dan karakterisasi
material. Kompetensi tersebut dinilai memiliki keterkaitan erat dengan
berbagai kebutuhan riset teknologi nuklir modern, terutama dalam pengembangan
material fungsional, sensor, instrumentasi ilmiah, serta aplikasi teknologi
radiasi.
Selain
memperluas jejaring akademik, keikutsertaan FMIPA Unila juga bertujuan
memperoleh informasi mengenai berbagai peluang pendanaan penelitian,
pemanfaatan fasilitas laboratorium berstandar nasional yang dimiliki BRIN,
program peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa, serta peluang studi lanjut
dan penelitian bersama dengan mitra internasional.
Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan dokumen kerja sama yang menjadi simbol komitmen BRIN dan INET Tsinghua University dalam memperkuat kolaborasi akademik dan riset teknologi nuklir. Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi perguruan tinggi Indonesia, termasuk Universitas Lampung, untuk terlibat dalam berbagai program penelitian internasional/
Bagi
FMIPA Universitas Lampung, partisipasi dalam kegiatan ini merupakan langkah
strategis untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian
sekaligus memperkuat pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan
tinggi, khususnya pada aspek kerja sama, publikasi internasional, peningkatan
kapasitas sumber daya manusia, serta hilirisasi hasil penelitian.
Ke
depan, FMIPA Universitas Lampung berkomitmen menindaklanjuti hasil FGD melalui
penyusunan program kerja sama yang berkelanjutan dengan ORTN BRIN dan INET
Tsinghua University. Bentuk kerja sama tersebut meliputi penelitian
kolaboratif, pengembangan laboratorium bersama, peningkatan kompetensi dosen
dan mahasiswa, penyusunan kurikulum yang relevan dengan perkembangan teknologi
nuklir, serta pembentukan kelompok riset teknologi nuklir di lingkungan
Universitas Lampung.
Melalui
kolaborasi ini, FMIPA Universitas Lampung optimistis dapat memberikan
kontribusi yang lebih besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
nuklir di Indonesia, sekaligus mendukung terwujudnya ekosistem riset dan
inovasi yang berdaya saing global.